Kerja Bakti bersama Mahasiswa KK UINSA dan Pemuda Karangtaruna Di Desa Bojoasri

28 Juni 2026
Administrator
Dibaca 13 Kali
Kerja Bakti bersama Mahasiswa KK UINSA dan Pemuda Karangtaruna Di Desa Bojoasri

Lamongan, 28 Juni 2026 - Sinergi positif demi kelestarian alam ditunjukkan oleh elemen pemuda dan pemerintah di Desa Bojoasri. Karang Taruna Dharma Bakti bersama jajaran Perangkat Desa Bojoasri menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 72 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar aksi lingkungan bertajuk "Green Village".

 Kegiatan kolaboratif ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk menjaga sekaligus merawat kelestarian lingkungan desa agar tetap sehat dan asri.

Aksi hijau ini mendapat apresiasi tinggi dan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Bojoasri. Kepala Desa Bojoasri, Bapak H. Ahsanudin, S.I.P., mengungkapkan rasa bangganya atas inisiatif dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh generasi muda di desanya.

"Kami sangat bangga dengan anak-anak Karang Taruna beserta rekan-rekan KKN 72 UINSA. Dengan adanya kegiatan Green Village ini, kita dapat menumbuhkan kembali rasa kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menciptakan suasana desa yang lebih asri," ujar Ahsanudin penuh apresiasi.

Lebih dari Sekadar Seremoni

Gerakan peduli lingkungan ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda musiman. Ketua Karang Taruna Dharma Bakti, Rifqi, menjelaskan bahwa kegiatan Green Village memiliki esensi yang lebih mendalam, terutama dalam membangun solidaritas dan mempererat hubungan antarwarga.

"Kegiatan ini bukan semata kegiatan biasa. Tujuan utama kami adalah untuk membangun kekompakan di antara teman-teman pemuda dan masyarakat luas agar bersama-sama memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar kita," tegas Rifqi.

Dekat dengan Masyarakat Melalui Program Kelestarian

Di sisi lain, kolaborasi ini juga memberikan kesan mendalam bagi para mahasiswa yang sedang mengabdi. 

Wahyu, salah satu anggota KKN 72 UINSA, menyatakan bahwa ruang kolaborasi yang dibuka oleh Pemdes dan Karang Taruna Bojoasri menjadi sarana yang sangat efektif bagi mahasiswa untuk menyatu dengan kearifan lokal.

"Kami sangat senang atas kolaborasi dalam kegiatan ini. Melalui gerakan Green Village, kami dapat berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat dan teman-teman pemuda. Selain itu, kegiatan ini sangat sejalan dengan program kerja utama kami yang berfokus pada pelestarian dan kesehatan lingkungan di Desa Bojoasri," ungkap Wahyu.

Melalui kegiatan Green Village ini, diharapkan benih-benih kepedulian terhadap alam yang telah ditanamkan dapat terus bertumbuh, sehingga Desa Bojoasri tidak hanyat menjadi lingkungan yang sehat untuk ditinggali, tetapi juga menjadi contoh nyata desa yang tanggap dan peduli terhadap kelestarian ekologi.